Daya hidup lokal

Yang tumbuh dari tanah dan ingatan.

Pertanian, pangan khas, sejarah religi, dan Bengawan Solo menjadi modal Cangaan untuk tumbuh dengan tetap menjaga identitas lokal.

01

Pertanian

Padi menjadi komoditas utama dan mata pencaharian sebagian besar warga.

Kedekatan dengan Bengawan Solo mendukung ketersediaan air. Penguatan irigasi, kelembagaan petani, dan akses informasi harga menjadi peluang pengembangan berikutnya.
02

UMKM pangan

Jenang Angas dan Ladu tumbuh sebagai produk khas yang dikelola masyarakat.

Inovasi kemasan, pemasaran digital, dan perluasan pasar dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal serta usaha makanan dan minuman lainnya.
03

Sejarah & religi

Masjid Jami' Nurul Huda menjadi penanda sejarah dan identitas Cangaan.

Masjid ini diyakini sebagai salah satu yang tertua di Bojonegoro. Bersama kisah Kyro Yudo, warisan tersebut membuka peluang wisata edukasi sejarah dan religi.
04

Bengawan Solo

Lanskap tepian sungai menyimpan potensi wisata berbasis alam dan edukasi.

Pengembangannya memerlukan sarana yang memadai, pengelolaan lingkungan, dan keterlibatan warga agar tumbuh secara berkelanjutan.
Produk pangan lokalJenang Angas & Ladu

Dua produk yang berpotensi dikembangkan melalui kemasan, pemasaran digital, dan perluasan akses pasar.